Hari ini kita akan mengulas tentang sebuah strategi berdasarkan indikator yang dinamakan Another Simple System, yang pertama kali muncul dan menyebar dengan cepat pada tahun 2012, dan awalnya digunakan untuk berdagang dengan pasangan mata uang EUR/USD dengan menggunakan RSI, rata-rata bergerak dan “level pembulatan”.

Tentu saja kita tidak bisa mengatakan bahwa strategi ini ialah sebuah “piala suci” yang pasti menang, tetapi dengan pendekatan yang disiplin, strategi ini bisa mendapatkan keuntungan sedikit demi sedikit dan bisa dijadikan sebagai pelatihan untuk spekulan-spekulan pemula. Perhatikan bahwa algoritma yang dipakai khusus diciptakan untuk berdagang di dalam satu hari – dengan penggunaannya pada kurun waktu 15 menit. Jadi kami tidak merekomendasikan untuk mempelajarinya sebagai basis perdagangan jangka panjang.

Penting untuk memperhatikan faktor resiko pada saat memulai perdagangan karena dengan sistem ini penciptanya menggunakan penghenti kerugian sebanyak 20 poin, maka sebaiknya kita hanya meresikokan 2% dari total dana yang tersedia untuk setiap posisi. Tetapi dalam kenyataannya setiap pedagang bebas untuk membuat penyesuaiannya masing-masing, dan kami mengusulkan untuk memulai pengujian daripada strategi ini pada akun demo terlebih dahulu.

Indikator-indikator apa saja yang digunakan di Another Simple System Strategy

Seperti yang sudah kita lihat, sistem ini menggunakan beberapa kelompok indikator-indikator, dimana setiap kelompoknya memiliki fungsi-fungsi yang spesifik. Kelompok yang pertama yaitu RSI yang ditunjukkan bukan seperti sistem yang biasa, tetapi sebagai indikator TDI, seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Garis berwarna hijau di kolom bawah dari jendela ini ialah nilai dari RSI (dengan kalkulasi periode = 13), garis berwarna merah ialah garis rata-rata bergerak yang dibangun dari nilai RSI (dengan periode = 7), dan ada sebuah kanal yang terdiri dari dua garis hitam dan garis biru di tengahnya, yang dinamakan Bollinger bands, dimana kanal ini mengukur tingkat volatilitas daripada kekuatan pergerakan harga, tetapi untuk saat ini mereka tidak dibutuhkan. Indikator- indikator dibawah ini ditunjukkan pada jendela utama daripada grafik ini:

  • EMA (800) – Garis warna putih menunjukkan rata rata bergerak exponensial periode 800; 
  • EMA (200) – Garis warna merah muda menunjukkan rata rata bergerak exponensial periode 200; 
  • EMA (10) – Garis warna biru menunjukkan rata rata bergerak exponensial periode 10; 
  • Heiken Ashi – candle merah dan putih digunakan sebagai perangkat cadangan (Strategi Another Simple System bisa digunakan tanpanya); 
  • Round Numbers 5 digit – Indikator yang menunjukkan level berwarna biru di grafik, dibangun berdasarkan harga yang telah dibulatkan; 
  • JF_TradingTimes – menunjukkan waktu daripada sesi perdagangan, di dalam kasus kita – pembukaan sesi perdagangan di London (garis vertikal berwarna jingga), dan pembukaan sesi perdagangan di New York (garis vertikal berwarna khaki).

 

Tentu saja semua indikator-indikator yang tercantum diatas ini bisa digantikan dengan yang lainnya, terutama karena saat ini banyak sekali yang tersedia di pasaran, jadi anda tidak perlu mencari dengan susah payah. Setelah anda memasang semua komponen yang diperlukan, jendela untuk analisa berdagang anda akan tampil seperti berikut:

 

Strategi Another Simple System dalam penggunaannya

Terlepas dari kenyataan bahwa penciptanya mengakui bahwa perkembangan strategi ini berada pada level awal, dimana semua orang bisa memakainya, faktanya pemakaian strategi ini tidaklah semudah yang dikira. Pertama-tama, kita harus memikirkan syarat-syarat awal untuk membuka posisi beli (syarat-syaratnya hanya kebalikannya untuk posisi jual):

  • Harga berada diatas EMA (200); 
  • Garis TDI berwarna merah berada dibawah level horisontal 68 (untuk jual – diatas 32). Kami akan menjelaskan arti daripada level-level ini di bawah; 
  • Garis TDI berwarna hijau menembus garis merah ke atas; 
  • Harga menembus EMA(10) ke atas.

 

Mari kita lanjutkan tentang level-level untuk garis TDI. Faktanya, logika daripada penciptaan dan penjelasan tidaklah berbeda dengan penggunaannya pada RSI biasa karena alasan yang sudah jelas, tetapi kami akan menjelaskannya lebih detail untuk para pemula. Pada saat TDI berada di atas level 68, pasar sedang berada dalam kondisi jenuh beli, dan koreksi akan segera terjadi, jadi jika anda membuat posisi beli di situasi seperti ini akan sangat beresiko. Jika garis TDI turun ke bawah level 32, maka situasi pasar sedang dalam posisi jenuh jual, dalam arti ada terlalu banyak pedagang yang membuat posisi jual (dimana bisa terlihat pada titik terendah) jadi sangatlah berbahaya untuk mengikuti mereka.

Tentu saja perkiraan seperti ini adalah permainan statistik, maksudnya anda mengambil sampel daripada situasi-situasi yang ada, jadi dalam kebanyakan kasus, setelah pasar mencapai level ini, maka pasar mulai membuat koreksi, jadi situasi yang benar-benar koreksi (dimana diperjelas dengan volume, delta dan lain lain) keluar dari pertanyaan.

Filter daripada sinyal sinyal yang ada, seperti yang sudah ditulis, sebenarnya agak rumit, seperti yang dijelaskan oleh si pencipta untuk menahan diri untuk masuk ke dalam transaksi di sekitar EMA(200), tetapi ia tidak memberikan kriteria-kriteria yang jelas dimana persisnya area di sekitar itu. Untuk menghindari ketidakpastian, kami merekomendasikan untuk menambah dua level dengan +/- 7 points dari garis utama, sebagai contoh lihat dibawah ini:



Seperti yang anda bisa lihat, area yang berpotensi berbahaya di dalam strategi Another Simple System ini yang bisa memberikan sinyal-sinyal palsu bisa dinetralisasikan, jadi apabila ada pola yang terbentuk diantara level EMA(200) dan tambahannya, anda bisa menghindarinya. Fungsi yang mirip bisa dilakukan dengan cara membulatkan garis biru, jadi apabila harga berada di dekat garis biru, maka tidak direkomendasikan untuk membuka posisi karena lebih baik untuk menunggu untuk memantul kembali atau menembus garis ini.

Tetapi bukan itu saja: setelah bursa di London dibuka, pencipta merekomendasikan untuk menunggu selama 15 sampai 30 menit (1-2 candle menutup) untuk melihat bagaimana pasar menentukan arahnya, tetapi beberapa “pakar” forex berkata untuk tidak perlu menunggu selama itu karena banyak sinyal-sinyal yang sebenarnya tepat pada kurun waktu tersebut akan terbuang sia-sia. Menurut opini kami, dalam kasus ini, si pencipta sudah benar, karena pada saat pembukaan bursa di benua Eropa, pasar akan menerima banyak volume perdagangan yang akan memberikan sinyal-sinyal palsu.

Penggunaan candle Heiken Ashi menjadi sesuatu hal yang masih belum jelas daripada si pencipta strategi ini (dimana si pencipta menulis sampai 1.000 halaman untuk strategi ini), tetapi sangatlah jelas bahwa penggunaan algoritma daripada semua indikator-indikator ini tidak jauh berbeda dengan kegunaan klasik mereka, yaitu, anda harus menunggu candle untuk berubah menjadi putih untuk membeli dan merah untuk menjual. Figur dibawah ini menunjukkan salah satu contoh untuk situasi yang optimal untuk membuka pesanan jual:

Mempertahankan Posisi dan Komentar-Komentar

Strategy Another Simple System ini mewajibkan untuk menggunakan penghenti kerugian yang telah ditentukan sebesar 20 poin, tetapi pedagang juga bisa menggunakan trailing stop – pengujian menunjukkan bahwa hasilnya tidak menjadi lebih buruk dengan penggunaan trailing stop. Untuk penggunaan pengambil keuntungan, situasinya menjadi lebih rumit, karena adanya dua kemungkinan:

Tentukan titik ambil untuk sebanyak 20 poin, jadi rasio untuk keuntungan/kerugian diasumsikan sebesar 1 dibanding 1. Menurut kami, opsi ini tidak begitu menjanjikan, karena begitu banyaknya peringatan-peringatan palsu yang terjadi pada bursa saat ini.

Tutup posisi pada titik perjumpaan terbalik daripada garis TDI hijau dan garis TDI merah – inilah pilihan terbaik karena di satu sisi, anda bisa menyelamatkan keuntungan anda dengan adanya titik stop, di sisi yang lain anda juga bisa mengupayakan untuk mendapatkan keuntungan lebih seandainya posisi anda bergerak ke arah positif.

Pencipta juga mengusulkan untuk mengambil untung pada saat harga menyentuh garis EMA(200), tetapi usulan ini tidak berguna, karena sampai titik ini, TDI akan membentuk sinyal putar balik, jadi pada saat anda mengikuti pergerakan posisi anda, anda kami usulkan tidak berpaling daripada semua indikator-indikator secara keseluruhan, dengan pengecualian kepada indikator Heiken Ashi, yang menunjukkan putar balik arah trend dengan perubahan harga.

Sebagai rangkuman, kita bisa mempelajari bahwa sistem yang dibahas hari ini tidak jauh berbeda dengan sistem-sistem sejenisnya, karena kita bisa menamakan 4 algoritma yang dipakai secara langsung, dimana itu menggunakan logika yang serupa (perpotongan garis dari RSI dan juga garis-garis rata-rata bergerak). Menahan diri pada beberapa sesi berdagang juga sebenarnya bukan sesuatu yang baru – itu adalah sesuatu yang biasa dilakukan. Satu-satunya kelebihan daripada strategi ini ialah bisa digunakan secara optimal untuk perdagangan dalam sehari (parameter-parameter yang cukup bisa dipercaya untuk digunakan pada Euro).

Social button for Joomla